Saturday, May 10, 2008
sesaat tertampar nestapa...
aku memeluk perasaan dengan berbagai asa tak menentu....
menjelajahlah aku diseputar paras wajah yang terus mengalun...
menyelusup...
menyentuh bayang yang lari dalam diam...
kurasa kau harus cepat beranjak dari keberadaanmu...
menghilanglah...
seperti hilangnnya aku dengan angan dan harap yang terus menggebu akanmu...
tak harus aku luluh dan membayang diantara hasrat memilikimu utuh dan menjadikanmu semua harus ada dipangkuanku..
ingin kumelingkarkan jemariku dan menggenggamkan erat disela jemari hatimu...
menatapmu sepenuih hati dan dirimu ada dalam buayang yang terus menjadi kelam kini...
mungkin kali ini aku harus bersandar untuk keberapa kalinya melapangkan hatiku akan kepergianyang enatah apakah engkau masih sadari keberadaanku atau tidak...
Posted at 07:21 am by nuri
Permalink
Saturday, April 26, 2008
terbalut erat tubuhmu yang telah memandikanku dengan peluh cinta yang dasyat...
tak sedikitpun keinginanku untuk menyudahi hangat ini...
berikan hangat itu untukku sayang.....
hangatmu adahal nadiku...
nafasmu adalah nafasku...
dan...
cintamu adalah jantungku...
apa jadinya aku, jika semua itu sirna ??
wahai daun-daun yang bergoyang sampaikan salamku pada sang angin,
sampaikan padanya bahwa dialah yang kucinta....
bahwa dialah yang mampu memberi arti pada jiwa yang pernah mati...
teriakan padanya bahwa aku adalah sipengagum cinta dengan dia yang indahhh
Posted at 04:47 am by nuri
Permalink
Wednesday, April 16, 2008
...tak ada yang sia-sia,
kotoran telah tertutupi dan hanyut dalam aliran deras,
dalam kekuatan hasrat
pejamkan mata atas kenikmatan yang dasyat....
percintaan ini adalah bayang-bayang kematian
bener-benar bayang kematian
aku lelah karena hasrat...
aku letih karena hasrat...
aku ingin menghabisi dan dihabisi oleh tubuh seputih tepung yang dimilikinya...
dalam asmara cahaya jingga....
wahai engkau sang malaikat pembawa harpa, dapatkah kau mendawaikan seluruh rintihan hati oleh jari jemarimu pada harpamu ?!!!
percintaan sempurna untuk kepedihan baru....
Posted at 06:17 am by nuri
Permalink
Monday, April 14, 2008
artiku adalah tiada, dimana keberadaanku adalah maya..
maknaku pun tiada, dimana aku tak terakui....
kegelapan menyelimuti mimpi-mimpiku dengan dia yang indah....
mungkin keberadaanku sekedar tuk kesenangan, dimana pada saatnya nanti akan mati terbuang....
sedikitpun aku tak rela atas semua ini !!!
tunduk, pasrah dan berserah diri....
luruh terengkuh, aku tiada....
kebebasan telah menerbangkan sayapnya kelangit....
mengetuk dan mendapati pintunya telah terkunci...
mengapa nafsu senantiasa menggelinjang...
menikmatkan sekaligus melarakan ??
menemukan diri yang hina, kumal dan telanjang....tak ada satu kata yang keluar dari bibir hanya hati yang berteriak-teriak...
bahwa semua adalah kepedihan yang sempurna...
aku hanya sebutir debu tak ada artinya bagimu...
dan aku siap mati terkapar tanpa sinar...
Posted at 07:15 am by nuri
Permalink
Sunday, April 13, 2008
begitu menggebu hati untuk mengatakan bahwa, ini adalah lautan kebencian atas semua ketakutanku, begitu muak hati ini menjalani semua yang terlalu membebani...betapa ingin berteriak dan mendendangkan semua keterasingan.. taukah kau betapa sakitnya aku....? muaknya aku dan bencinya aku akan aku dan semua yang ada... semuanya begitu memuakkan dan menjijikkan seperti halnya kotoran yang menodai jubah tubuhku tak dapat kumendendangkan kebencian ini sedalam mungkin, karena semua telah terkunci..
Posted at 01:47 am by nuri
Permalink