kupandang rembulan yang sedang terang....
membayang lukis paras wajah diatas hamparan awan putih menerawang....
desir angin terbawa menerpa berjuta bayang yang tak hilang dan terus berputar...
lama kutermenung....
lewat kekosongan yang terus bicara dan ada...
aku menghampiri kesunyian yang beku, berkubang dengan bayangmu yang dingin, tersengal dan hampr mati....
tubuh terhempas sementara langkah datang menutup rupamu....
tatap pun mengatup karena airmata berubah jadi embun yang beku....
dalam butir ratap yang menghujam diriku patah dalam serpih....
meretas hancur terbelenggu oleh hasrat yang tak diam-diam...
biar kukecup penuh luka dengan berpedih-pedih disetiap tetes yg menjadi abu...
kuraba semua lewat hati dan mimpi...
dan aku tak pernah bosan....
Posted at 01:55 am by nuri
 | Posted by bb @ 06/08/2008 06:05 AM PDT |  |
| dia..dia..dia sehingga mampu membuatmu jatuh dan tersungkur |
 |