Saturday, December 17, 2011
kata terindah terucap dalam hening dari bibir malam...
sedih menyeruak....
menyelimuti duka tumpah bersama air mata, basahi kaki langit..
tertetes hangat diwajah sang malaikat....
menutup rapat rasa malu dan lelah...
sahabatku keheningan...
ucapanku adalah munajat kerinduan hadirnya jiwa sang kekasih....
inilah saat untuk membuang sesuatu yang menawan....
berharap tabir yang menutup indah wajah 'kan tersingkap....
mengajak terbenam dalam silau, dalam arus cahaya yang menghitam...
ketika disinilah tercapainya rahasia kesetiaan akan cinta
aku 'kan menghilang...
Posted at 01:55 am by nuri
Permalink
Wednesday, December 14, 2011
tubuh terhempas naas disudut ranjang dimakan malam....
menunggu jiwa hilang melayang dalam keheningan....
nafas mendendangkan rintihan lembut melesap masuk kedalam gendang telinga menunggu waktu...
perih rasanya...
aku seperti bukan apa-apa...
tenggelamkan hasrat dalam teriakan-teriakan malam yang memekik terdenger indah dan damai dalam cahaya bulan....
secuil kenangan mengusik ketermenunganku....
merajam diri dalam kegalauan...
menoreh pikiran saat kuusap keningku dengan keringatmu...
ah...perasaaan terasingkan oleh hati yang sudah menjadi batu...
kubutuh kau sentuh..
kubutuh kau lindungi sayang....
Posted at 03:05 am by nuri
Permalink
Saturday, December 03, 2011
artiku adalah tiada, dimana keberadaanku adalah maya..
maknaku pun tiada, dimana aku tak terakui....
kegelapan menyelimuti mimpi-mimpiku dengan dia yang indah....
mungkin keberadaanku sekedar tuk kesenangan, dimana pada saatnya nanti akan mati terbuang....
sedikitpun aku tak rela atas semua ini !!!
tunduk, pasrah dan berserah diri....
luruh terengkuh, aku tiada....
kebebasan telah menerbangkan sayapnya kelangit....
mengetuk dan mendapati pintunya telah terkunci...
mengapa nafsu senantiasa menggelinjang...
menikmatkan sekaligus melarakan ??
menemukan diri yang hina, kumal dan telanjang....tak ada satu kata yang keluar dari bibir hanya hati yang berteriak-teriak...
bahwa semua adalah kepedihan yang sempurna...
aku hanya sebutir debu tak ada artinya bagimu...
dan aku siap mati terkapar tanpa sinar...
Posted at 07:15 am by nuri
Permalink
Tuesday, April 26, 2011
Tirai lembut dedaunan yg emas
Kecupkan mantra halus pengatar tidur,
Dengarkan nyanyian hati ini
Mengantar rinduku
Hai, Angin yang lembut bertiup,
Dengan pucuk dandelion berterbangan
Sembunyikan aura cintaku yang meletup letup
Di sini aku menunggu tanpa lelah...
Posted at 01:38 am by nuri
Permalink
Sunday, October 31, 2010
aku merasa : "Terjebak, Bodoh, Sendiri, dan Malu "
Posted at 01:46 am by nuri
Permalink
Friday, September 17, 2010
Selamat berduka karena kehilangan untuk selamanya hikz 
Posted at 06:49 am by nuri
Permalink
Sunday, September 05, 2010
aku Seperti terbelenggu dalam kutukan... Diamku hanya bisa menangis... Tapi tetap setia.. Meski habis harapan Sekali hempasan.. Walau semua hilang.. Kenangan demi kenangan.. Entah mengapa selalu dalam berbagai kisah.. Ak selalu dipaksa untuk kalah..
Posted at 07:07 pm by nuri
Permalink
Thursday, August 26, 2010
hadir dihadapan wajah sang senja dan terpaku dalam kebisuan hati....
menangis dan tertawa dalam suatu saat..
ketika ini semua hanya bisa berbahasa bisu dengan diriku sendiri....
hanya bisa berbahasa duka dengan kenyataan yang kulihat lalu merangkainya untuk kemudian mengingatnya dikala gairahku terasa habis.....
masih adakah dia dimana aku bisa memeluk dan menciumnya...
berusaha untuk mencoba meraba-raba apa yang termaksud...
temukan diriku yang sunyi sayang...
datang dan pancarkan cahaya dalam diriku..
tiupkan rasa sakit yang diderita lewat bibirku....
berharap terobati dan peluh dikeningku akan terganti dengan desah nafas keindahan....
namun keindahan yang bercampur dengan duri-duri yang menusuk....
ketika kutau....
aku begitu rapuh....
Posted at 01:28 am by nuri
Permalink